Sosialisasi dan Isi Bersama (Isbar) SPT Tahunan PPH Tahun 2010

oleh System User, diterbitkan pada 2011-02-24 00:00:00
Berita Utama


 

Kamis, 24 Februari 2011 seluruh pegawai Inspektorat Jenderal mengikuti sosialisasi tentang pengisian SPT (Surat Pemberitahuan) Tahunan PPh 2010 yang bertempat di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan. Sosialisasi terlaksana atas kerjasama dari Kepegawaian Itjen dengan KPP Pratama Sawah Besar II Jakarta, oleh Bapak Agus Mulyono sebagai pembicara utama. Acara yang bertajuk “Sosialisasi dan Isi Bersama (Isbar) SPT Tahunan PPH Tahun 2010” ini dibuka dengan sambutan Bapak V. Sonny Loho, Ak., M.P.M. selaku Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan yang baru.

 

Inspektur Jenderal, Sonny Loho memberikan sambutan di awal acara

 

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pengisian SPT yang nantinya akan berpengaruh pada LP2P (Laporan Pajak-Pajak Pribadi). Oleh sebab itu kita sebagai warga negara yang baik, apalagi sebagai pegawai pemerintahan diharapkan melakukan pengisian dengan cepat dan tepat. Beliau juga menyampaikan bahwa ada 321 pegawai yang sudah mengisi SPT 1770 SS dan 206 pegawai untuk 1770 SS dari keseluruhan jumlah pegawai 622 pegawai Inspektorat Jenderal per Januari 2011. “Saya harapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat membantu pengisian SPT sehingga lebih cepat dan tepat.” Kata Bapak V. Sonny Loho, Ak., M.P.M. dalam akhir sambutannya.

 

Para peserta dalam acara Sosialisasi Isbar SPT Tahunan PPH 2010

 

Setelah sambutan dari Bapak Inspektur, acara dilanjutkan dengan penjelasan dari Bapak Agus Mulyono sebagai pembicara utama. Beliau langsung menjelaskan cara pengisian pada kolom-kolom SPT 1770 S, karena pegawai Itjen lebih banyak melakukan pengisian di SPT tersebut. Selain itu beliu juga menjelaskan beberapa istilah-istilah yang terdapat pada formulir SPT. Formulir SPT 1770 merupakan Surat Pemberitahuan pajak penghasilan dari wajib pajak – orang pribadi yang terbagi menjadi SPT 1770 S (untuk penghasilan lebih dari 60 juta/tahun), SPT 1770 SS (untuk kurang dari 60 juta/tahun). “Saya tidak akan menjelaskan apa itu SPT dan apa fungsinya. Saya akan langsung menjelaskan bagaimana cara pengisian formulir, karena saya sendiri juga sukannya langsung pada aplikasi daripada mendengarkan yang bisa dibaca.” kata Bapak Agus Mulyono di awal penjelasan dengan sedikit bercanda dengan peserta.

 

Penyampaian materi dari narasumber

 

Acara sosialisasi ini semakin menarik dengan adanya tanya jawab antara narasumber dengan peserta. Bagi peserta ini merupakan kesempatan untuk menanyakan langsung pada ahlinya secara langsung yang jarang bisa dilakukan saat pengisian SPT sebelum-sebelumnya. Bahkan pembicara yang dibantu oleh 3 staf lainnya yang menyebar di antara peserta terlihat kewalahan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan penjelasan dan pengisian.

 

Pada akhir penjelasan, diinformasikan kepada seluruh peserta untuk pengiriman formulir jangan lupa disertakan NPWP, nama, tahun pajak, status SPT, telephone, dan alamat di amplop depan. Serta penyerahan berkas bisa secara langsung, dikirim melalui pos tercatat, drop box DJP yang ada di tempatkan di KPP – KPP, ataupun di pojok pajak. Jika memang mendesak dan tidak bisa melalui tempat-tempat tersebut, SPT dapat dikirimkan melalui kantor pos. Acara yang selesai pukul 10.45 ini ditutup dengan ucapan terima kasih dari Bapak Dudung selaku Kepala Bagian Kepegawaian dari Sekretariat Inspektorat Jenderal. (humas Itjen).



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN