Membangun Indonesia Melalui Peran Auditor Intern Berkelas Dunia

oleh Angga Rindra, diterbitkan pada 2016-06-09 02:00:28
Berita Utama



Jakarta, 2 Juni 2016 – Inspektorat Jenderal (Itjen) menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan tema Peningkatan Kapabilitas Itjen Kemenkeu. Latar belakang diselenggarakannya FGD kali ini adalah Itjen ingin menggali masukan dari BPKP dalam upaya meningkatkan level kapabilitasnya terkait dengan area yang belum ada contoh praktiknya di Indonesia. Selain itu juga Itjen memandang perlu melakukan diskusi untuk merumuskan langkah antisipasi penerapan UU No. 30 tahun 2014 dalam pembangunan kapabilitasnya. Sesuai dengan penilaian oleh BPKP pada tahun 2011 lalu Itjen telah mencapai level 3. Dengan berjalannya waktu Itjen mencanangkan target untuk dapat mencapai level 4 agar selalu terpelihara semangat continuous improvement. Diharapkan dari FGD ini akan dihasilkan kriteria terobosan untuk mencapai level 4 IACM sehingga nantinya Itjen dapat menjadi rujukan benchmarking bagi unit APIP lain dan membantu BPKP meningkatkan level kapabilitas pengawasan intern seluruh APIP di Indonesia.               

FGD Peningkatan Kapabilitas Itjen Kemenkeu  tersebut mengundang narasumber B. Fredy Joko Susilo (Dit. Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Wil. I BPKP), Widodo (Dit. Pengawasan Fiskal dan Investasi BPKP), Arfan Aryanto Dalimunthe (Dit. Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Wil. I BPKP), dan dimoderatori oleh Kepala Bagian Organisasi dan Analisis Hasil Pengawasan, Ahmad Ghufron. Turut pula hadir dalam FGD tersebut Sekretaris Itjen, Inspektur VII, anggota Tim Tata Kelola Pengawasan Intern, dan anggota Tim Satgas Percepatan Kapabilitas Inspektorat Jenderal.

FGD dimulai dengan keynote speech dari Sekretaris Itjen. Di akhir keynote speechnya, Sekretaris Itjen menyerukan tagline “Membangun Indonesia Melalui Peran Auditor Intern Berkelas Dunia”. FGD dibagi menjadi 5 area pembahasan, yaitu Audit Charter, Komite Audit, Implementasi Governance, Risk, and Control (GRC), Risk Based Audit, dan Peta Kompetensi SDM.

Dalam upaya-upaya pencapaian level 4 IACM, Itjen menggunakan beberapa strategi seperti attain and sustain, yaitu Itjen mengupayakan Key Process Area agar meningkat ke level 4 (attain) dan apabila telah mencapai level 4 tetap mengupayakan agar tingkat kapabilitas dapat melampaui level 4 (sustain). Selain hal tersebut, Itjen juga memerlukan strategi maintain and retain yang berarti bahwa elemen-elemen yang telah mencapai level 4 (SDM, Akuntabilitas dan Kinerja, dan Budaya Organisasi) harus terus dipertahankan (maintain). Salah satu upaya yang dilaksanakan Itjen adalah pembentukan RPMK Tata Kelola Pengawasan Intern yang mengakomodasi pasal-pasal terkait pembentukan komite audit dan peran Itjen untuk meningkatkan efektivitas GRC.

FGD ditutup dengan pemberian cinderamata berupa plakat dan goodiebag kepada para narasumber.

ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN