AAIPI Mendapat Dukungan dari MDTF dan World Bank

oleh Nurul Vita Dewi Saras, diterbitkan pada 2016-08-02 01:33:40
Liputan Utama Berita Utama



 


Jakarta, 26 Juli 2016 – Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) menggelar rapat mengenai proses pendanaan hibah World Bank yang dikelola oleh Multi Donors Trust Fund (MDTF) sebagai bentuk dukungan World Bank terhadap AAIPI. Bertempat di Ruang Rapat Inspektur Jenderal di Gedung Djuanda II Lantai 4, rapat ini dihadiri oleh Ketua Umum AAIPI, Direktur Eksekutif AAIPI, perwakilan dari World Bank, perwakilan dari Kedutaan Besar Kanada dan Swiss sebagai negara-negara donor, perwakilan dari MDTF, Ketua Komite Pengembangan Profesi, serta beberapa anggota AAIPI.


  


Rapat dibuka oleh Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin selaku Ketua Umum AAIPI pada pukul 09.00. Rapat kemudian dilanjutkan dengan presentasi oleh Direktur Eksekutif AAIPI dan Ketua Komite Pengembangan Profesi mengenai pengenalan AAIPI dan beberapa permasalahan dalam dunia audit internal di Indonesia. Dalam rapat ini perwakilan dari negara donor ingin mengetahui apakah yang menjadi fokus dan perhatian AAIPI saat ini dan ke depannya.


    


Ada setidaknya empat hal yang menjadi fokus AAIPI saat ini. Hal ini sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2015 mengenai kapabilitas APIP, yaitu yang pertama adalah dalam jangka waktu lima tahun dihitung dari tahun 2015 ditargetkan sebanyak 85% Unit Audit Intenal Pemerintah mencapai level 3 Internal Audit Capability Model (IACM). Yang kedua, APIP harus membuat sistem peringatan dini. Yang ketiga, APIP dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan. Kemudian yang terakhir, APIP harus meningkatkan kapabilitasnya sebagai pengawas intern pemerintah. Sebagai langkah dalam menjalankan keempat amanat Presiden tersebut, AAIPI memfokuskan diri pada dua program yaitu penguatan Unit Audit Internal Pemerintah serta peningkatan kapabilitas auditor.


   


Dalam mendukung kedua program tersebut, AAIPI berencana untuk menggunakan hibah dari World Bank yang dikelola oleh MDTF untuk mendukung kegiatan-kegiatan antara lain: membangun rencana strategis AAIPI; membuat pedoman rencana audit berbasis risiko; mengadakan workshop untuk seluruh unit audit internal pemerintah guna bersama-sama untuk mencapai IACM level 3 sesuai dengan amanat Presiden; serta membentuk modul pembelajaran untuk memberikan kemudahan dalam mengeimplementasikan Standar Audit, Kode Etik, dan Telaah Sejawat.


MDTF dan World Bank menanggapi secara positif rencana-rencana AAIPI yang berfokus dalam penguatan Unit Audit Internal Pemerintah serta peningkatan kapabilitas auditor. Memang, MDTF dan World Bank tidak dapat mendukung kegiatan AAIPI secara sepenuhnya. Tetapi poin-poin dalam rencana-rencana AAIPI meyakinkan mereka bahwa mereka memberikan bantuan pada target yang tepat. Hibah ini akan berlaku hingga bulan Agustus 2018. (VS)



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN