Kunjungan Kerja Satgas Pencapaian Opini WTP Kementerian Pertahanan

oleh Nurul Vita Dewi Saras, diterbitkan pada 2016-09-29 01:39:17
Liputan Utama Berita Utama



Jakarta, 26 September 2016 – Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan kunjungan kerja ke Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) sebagai upaya dalam pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2016. Hal ini sedang menjadi concern Kementerian Pertahanan mengingat prestasi capaian opini sejak tahun 2013 menurun dari WTP yang berhasil diraih pada tahun 2013, WTP DPP (WTP Dengan Paragraf Penjelasan) pada tahun 2014 dan yang terakhir pada tahun 2015 Kemhan mendapat opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) dari BPK-RI. Tentunya penurunan prestasi ini tidak diharapkan dan tidak ingin diulang kembali oleh Kementerian Pertahanan dalam capaian opini Laporan Keuangan pada tahun ini. Oleh karena itu, untuk mendukung pencapaian opini WTP di Kementerian Pertahanan pada tahun 2016, dibentuklah satuan tugas (Satgas) yang merupakan kerjasama dari Inspektorat dan Direktorat di tubuh Kemhan.




Dihadiri oleh kurang lebih 20 (dua puluh) delegasi dari Kementerian Pertahanan dan 17 (tujuh belas) pejabat dan auditor dari Itjen Kementerian Keuangan, acara dibuka langsung oleh Kiagus Ahmad Badaruddin, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan, di Ruang Rapat Sekretaris Itjen pukul 10.00 WIB. Brigjen TNI Heros Paduppai, Sekretaris Itjen Kemhan yang merangkap sebagai Ketua Satgas Pencapaian Opini WIP Kemhan, bersama timnya mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi yang menjadi penyebab opini BPK-RI menjadi WDP pada tahun 2015.




Selanjutnya, satu persatu permasalahan yang dihadapi oleh Kementerian Pertahanan dibahas oleh para Inspektur dan auditor yang secara khusus menangani permasalahan yang dihadapi oleh Kementerian Pertahanan. Selepas acara, Satgas Pencapaian Opini WTP Kementerian Pertahanan berharap agar Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dapat melakukan pendampingan dalam menuntaskan permasalahan-permasalahan dalam pencapaian Opini WTP Kemhan.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN