Ini Realisasi Sementara Ekonomi Makro 2016

oleh Yohana Tiara Eka Putri, diterbitkan pada 2017-01-05 09:18:14
Berita Utama Liputan Utama





Pemerintah menegaskan bahwa APBN 2016 dapat dikelola dengan fokus menjalankannya secara kredibel, efektif, efisien dan berkelanjutan.

Meskipun di sepanjang 2016 ekonomi global dihadapkan pada berbagai tantangan dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan, APBN 2016 terkendali dalam batas aman.

Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,0 persen dibanding target APBN-P sebesar 5,2 persen. Namun, angka ini relatif lebih baik dibandingkan 2015 yang tumbuh sebesar 4,8 persen.

Inflasi mencapai 3,1 persen atau lebih rendah dibanding target yang sebesar 4,0 persen. Dengan inflasi yang terkendali, stabilitas ekonomi juga tercermin dari rata-rata nilai tukar Rupiah yang menguat mencapai Rp13.307/USD dibandingkan target APBN-P sebesar Rp13.500/USD.

Sementara itu, suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan mencapai 5,7 persen dibanding target 5,5 persen.
Sedangkan harga minyak menunjukkan realisasi USD40/barel, setara dengan target dalam APBN-P. Untuk lifting minyak bumi, realisasi mencapai 829 ribu barel/hari dari target 820 ribu barel/hari. Sedangkan lifting gas mencapai 1.184 ribu barel setara minyak/hari dibanding target 1.150 ribu barel setara minyak/hari.

#SadarAPBN
#KemenkeuTepercaya


Sumber: http://www.kemenkeu.go.id/Berita/ini-realisasi-sementara-ekonomi-makro-2016