Itjen Pelajari Corporate University pada Telkom Bandung

oleh Yohana Tiara Eka Putri, diterbitkan pada 2017-04-17 10:02:31
Berita Utama





Bandung, 12 April 2017 – Salah satu inisiatif strategis yang masuk dalam tema sentral adalah Pengembangan SDM melalui Kementerian Keuangan Corporate University dengan unit penanggung jawab adalah BPPK. Hingga saat ini, BPPK sudah mulai menyusun pedoman dan peraturan sebagai langkah awal menuju Kementerian Keuangan Corporate University. Inspektorat Jenderal selaku APIP memilik tugas mengawal terbentuknya Kementerian Keuangan Corporate University sesuai target/milestones/output yang telah ditetapkan di KMK-974/KMK.01/2016. Telkom merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang telah menerapkan corporate university dengan baik, hal ini dibuktikan dengan beberapa penghargaan internasional yang telah diterima. Maka, Inspektorat Jenderal menjadikan Telkom Corporate University sebagai objek studi banding supaya dapat belajar dari yang terbaik mengenai penerapan corporate university. Hasil studi banding diharapkan dapat menjadi masukan dalam pembentukan Kementerian Keuangan Corporate University nantinya.






Rabu, pukul 09.00 Tim Inspektorat Jenderal yang terdiri dari Sorta Simatupang, Desriwan, Yoga, Rommy, dan Johan sampai di Telkom Corporate University Bandung disambut oleh Yayan Hariyanto selaku Manager Secretariate Telkom Corporate University. Tim Itjen diajak berjalan oleh Bapak Yayan sambil diceritakan seputar Telkom Corporate University menuju lobi, sebagai tempat untuk menerima tamu. Di lobi, narasumber yang juga merupakan jajaran pejabat Telkom Corporate University sudah bersiap untuk menyambut dan memberikan presentasi yang terdiri dari Aan Priyatna (Manager Knowledge Management System and Operation), Winarti (Officer Knowledge Sharing and Utilisation), Tantowi (Manager Knowledge Sharing and Utilisation), dan Dyah Diwasasri (Officer Learning Management System).






Presentasi/pemaparan disampaikan secara santai dengan bergantian antar narasumber. Menurut Aan, Telkom Corporate University mulai dibentuk tahun 2012 dengan latar belakang permasalahan bisnis yang dihadapi oleh Telkom. Permasalahan bisnis yang memerlukan pelatihan segera dalam rangka memecahkannya, karena pola training yang dilaksanakan sebelumnya belum dapat mengakomodir hal tersebut. Winarti menambahkan bahwa terdapat perbedaan antara pola training yang dahulu jika dibandingkan dengan saat sekarang (corporate university), pada zaman dulu pola training hanya sekadar teknis dan non teknis sedangkan saat ini lebih bergeser ke bentuk akademisi yang mendukung tujuan organisasi. Struktur organisasi juga mengalami perubahan, pada awalnya training merupakan tanggung jawab human resource sekarang dengan telkom corpu lebih melibatkan pihak direktur supaya lebih engaged juga disusun shadow organization untuk mendukung telkom corpu. Diwasasri menjelaskan juga mengenai Integrated Learning Cycle Methodology pada Telkom Corporate University yang terdiri dari:

1. Self Led Learning (self-diagnostic tools, books, article, journal, video, podcast, expert directories, learning portals)

2. e-Learning (virtual classroom, video/audio collaboration, computer based learning)

3. Classroom Learning (facilitator lead learning, games/learning activities, lab/simulation)

4. Learning From Other (rotation assignment, group assignment, coaching and  mentoring, apprenticeship)

5. Dialogue (community of practice, professional society, best practices sharing)

6. Online Communities (wikis, blog, forum diskusi)






Tantowi menambahkan bahwa Telkom memiliki Knowledge Management yang sudah bagus di mana setiap pegawai dapat berbagi informasi dalam bentuk artikel, jurnal, dan video yang dapat diakses di mana saja, kapan saja, dan oleh perangkat apa saja. Penulisan artikel dan jurnal juga disaring oleh penilai sehingga kualitas dapat dipertahankan. Telkom Corpu juga mewajibkan pegawainya untuk mengunggah tulisan dalam aplikasi knowledge management. Aplikasi yang sudah digunakan oleh Telkom sudah terintegrasi sehingga tidak membingungkan pengguna untuk mengakses informasi atau saat ingin mengikuti pelatihan.

 

Sesi pemaparan ditutup dengan tukar menukar plakat antara Itjen dengan pihak Telkom Corpu dan diakhiri dengan makan siang bersama. Sebelum pulang, tim Itjen diajak berkeliling lingkungan Telkom Corpu mulai dari ruang kelas hingga hotel yang disediakan di komplek tersebut.