Sistem Informasi Pengawasan Berbasis Elektronik Dipelajari oleh Itjen Kemenkes

oleh Yohana Tiara Eka Putri, diterbitkan pada 2018-04-11 02:52:08
Berita Utama Liputan Utama Liputan Khusus Galeri


Jakarta, 9 April 2018 – Hari ini Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (Itjen Kemenkeu) kedatangan tamu dari Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan (Itjen Kemenkes). Maksud kedatangan Itjen Kemenkes ini adalah untuk melakukan studi banding terkait penerapan pembangunan Sistem Informasi Pengawasan Berbasis Elektronik dan Implementasi Audit Kinerja di Lingkungan Itjen Kemenkeu.




Acara yang bertempat di Laboratorium Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan (LPIK) Gedung Djuanda lantai 13 ini, dibuka oleh Inspektur VII Roberth Gonijaya dan pemberian arahan oleh Sekretaris Itjen Sofandi Arifin. Studi banding ini dihadiri pula oleh para pejabat Eselon I dan II itjen Kemenkes, yaitu Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkes drg. Oscar Primadi, Sekretaris Itjen Kemenkes Heru Arnowo, Inspektur I Edward Harefah, Inspektur II drg. Moh. Nur Nasirudin, Inspektur III Heri Radison, Inspektur IV Albertus Yudha Poerwadi, serta jajaran pejabat eselon III dan IV dan beberapa perwakilan dari Tim APIP Itjen Kemenkes.



Pada kesempatan tersebut, Irjen Kemenkes menyampaikan menyampaikan bahwa untuk meningkatkan koordinasi antar APIP, khususnya antara Itjen Kemenkeu dengan Itjen Kemenkes, studi banding ini dilakukan untuk melihat dan mempelajari implementasi sistem pengawasan internal berbasis elektronik di lingkungan Itjen Kemenkeu, serta melihat dan mempelajari implementasi audit kinerja di lingkungan Itjen Kemenkeu.



Materi implementasi Audit Kinerja di lingkungan Itjen Kemenkeu dipaparkan oleh Auditor Muda Inspektorat VII Ari Sufianto. Ari Sufianto menjelaskan bahwa audit kinerja seharusnya memiliki aspek setidaknya salah satu dari ketiga aspek audit kinerja, yakni 3E (Ekonomis, Efisiensi, Efektivitas). Dalam implementasinya, Audit kinerja pada Itjen Kemenkeu dilakukan dengan beberapa tahapan yang dimulai dari perencanaan makro, perencanaan mikro, pelaksanaan dan pelaporan.



Kemudian, Auditor Muda Inspektorat VII Devi Nurmalasari menjelaskan tentang Sistem Informasi Pengawasan di lingkungan Itjen Kemenkeu. Devi menyampaikan bahwa untuk meningkatkan kualitas tata kelola pengawasan intern dalam rangka mewujudkan organisasi audit internal terbaik yang profesional dan berintegritas, pada tahun 2010 Itjen Kemenkeu mulai membangun Sistem Manajemen Audit berbasis elektronik yang dimulai dengan Team EWP (Electronic Working Paper), kemudian tahun 2016 membentuk Team Central sebagai sarana menjangkau auditi, dan tahun 2017 membentuk team risk sebagai sarana untuk melakukan assesment resiko yang lebih matang.

Acara studi banding ditutup dengan penyerahan plakat dan foto bersama dengan Irjen Kemenkeu Sumiyati.


ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN