Tahun 2018, Pengawalan Aset KKKS Menjadi Fokus Itjen

oleh Nurul Vita Dewi Saras, diterbitkan pada 2018-04-11 08:55:04
Liputan Utama Berita Utama Liputan Khusus Galeri





Jakarta, 10 April 2018 – Pada tahun 2018, Inspektorat IV menjadikan Efektivitas Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) Aset Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebagai salah satu area pengawasan utama. Dalam rangka mengakselerasi pemahaman auditor Inspektorat Jenderal Kemenkeu terkait proses bisnis pengelolaan BMN aset KKKS tersebut, Inspektorat IV menghadirkan narasumber dari stakeholder terkait yaitu SKK Migas ke dalam Workshop Pengelolaan BMN Aset KKS pada SKK Migas. Turut hadir dalam acara workshop ini Inspektur Jenderal Sumiyati, para pejabat eselon 2 dan auditor utama di lingkungan Inspektorat Jenderal Kemenkeu, serta Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain (PNKNL) Purnama T. Sianturi. Workshop secara resmi dibuka oleh Irjen Sumiyati pada pukul 09.00 di Ruang Rapat Inspektorat Jenderal lantai 12.

 

Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, seluruh barang dan peralatan yang secara langsung digunakan dalam Kegiatan Usaha Hulu yang dibeli Kontraktor menjadi milik/kekayaan negara yang pembinaannya dilakukan oleh pemerintah dan dikelola oleh Badan Pelaksana. Kemudian ditegaskan kembali dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 135/PMK.06/2009 Jo. 165/PMK.06/2010, aset yang diperoleh baik dari masa eksplorasi maupun produksi merupakan BMN, kemudian dalam hal terminasi, seluruh aset akan dikembalikan kepada pemerintah.

 “Kita harus mengawal sejak barang tersebut (aset KKKS) sejak diterima di Indonesia, sampai dengan aset tersebut didispose dari neraca. Kemudian sampai nanti jika barang tersebut dilelang atau dimusnahkan. Kita tetap harus mengawal sehingga kita harus tahu persis siklus pengadaan barang tersebut dari awal hingga selesai,”pesan Irjen Sumiyati.

 

Dalam workshop tersebut, Kepala Divisi Akuntansi SKK Migas Desti Melanti dan Kepala Divisi Pengelolaan Aset SKK Migas Achmad Riad mengupas tuntas bagaimana pengelolaan aset dan importasi barang operasi di kegiatan usaha hulu migas serta pencatatan dan pelaporan aset KKKS tersebut. Antusiasme para peserta dan narasumber dalam berdiskusi berlangsung hingga sore hari. Acara diakhiri dengan penyerahan plakat kepada para narasumber. 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN