Atasi Kendala Pelaksanaan Lelang, 35 Oditurat TNI Kunjungi Itjen Kemenkeu

oleh Aisha Alsakina, diterbitkan pada 2019-03-05 05:08:35
Berita Utama Tanpa Kategori


 

 

Jakarta, 4 Maret 2019 – Senin pagi, bertempat di Ruang Rapat Inspektorat Jenderal (Itjen) lantai 12, Inspektorat IV menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Lelang Eksekusi Oditurat Militer. FGD tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalitas para Oditur dalam hal pelaksanaan lelang barang bukti sekaligus dalam bentuk sinergitas Orjen TNI dengan Kementerian Keuangan.

 

FGD ini dihadiri oleh Ibu Sumiyati selaku Inspektur Jenderal, Bapak Elman Ritonga selaku Inspektur IV, dan Bapak Raden Patrick Wahyudwisaksono selaku Inspektur V. Selain itu, FGD ini juga mengundang Bapak Lukman Effendi selaku Direktur Lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara beserta para panelis dari DJKN, serta Oditur Jenderal TNI Laksamana Pertama TNI Gurahmat Sabirin beserta 34 Oditur TNI lainnya.

 

 

 

 

Acara dibuka dengan sambutan oleh Inspektur IV Elman Ritonga. Dalam sambutannya, Elman Ritonga  memaparkan bahwa perlu adanya koordinasi mengingat masih adanya kendala dalam melaksanakan eksekusi barang rampasan di lingkungan TNI. Untuk itu, beliau mengharapkan FGD ini dapat memberikan solusi dan manfaat untuk kegiatan lelang eksekusi barang rampasan.

 

Oditur Jenderal TNI Laksamana Pertama TNI, Bapak Gurahmat Sabirin mewakili Joko Purnomo selaku Mayjend TNI turut menyampaikan sambutan. Beliau menyampaikan bahwa tujuan diadakannya FGD ini untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam lelang barang bukti untuk meningkatkan hukum dan sinergitas khususnya Orjen TNI dan Kementerian Keuangan. Selain itu, Beliau juga memaparkan permasalahan-permasalahan terkait barang sitaan dalam lingkup TNI yang perlu didiskusikan dalam acara FGD ini.

Selain itu, Bapak Patrick Wahyudwisaksono selaku Inspektur V, mewakili Inspektur Jenderal dalam menyampaikan sambutan. Beliau menjelaskan bahwa Itjen turut mengawasi DIPA dan mengawali pengelolaan keuangan seluruh Kementerian/Lembaga termasuk TNI.

 

 

 

 

FGD kemudian dimulai dengan pemaparan para panelis dari DJKN diantaranya, Erris Eka Sundari selaku Kasubdit Bina Lelang II, Margono Dwi Susilo selaku Kasi Bina Lelang IIA, dan Dedy Christanto selaku Fungsional Pelelang Madya KPKNL Jakarta IV dan dimoderatori Bapak Agus Arbianto, Auditor Madya Inspektorat IV Itjen.

 

Panelis memaparkan penjelasan terkait lelang mencakup dasar hukum, ketentuan umum, dan ketentuan khusus lelang. Selanjutnya fungsi dan jenis lelang termasuk lelang eksekusi dan non eksekusi, prosedur lelang, dan tanggung jawab penjual lelang, serta syarat dan dokumen yang diperlukan dalam lelang. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Dalam sesi ini, Oditur TNI menunjukkan antusiasme yang baik. Pertanyaan yang diajukan mulai dari ketentuan lelang terhadap barang lelang yang tidak laku hingga peraturan terkait lelang.

 

 

 

 

Setelah diskusi tanya jawab selesai, Bapak Lukman Effendi selaku Diretur Lelang DJKN menyampaikan sambutan penutup. Beliau menyatakan bahwa diskusi seperti FGD ini dianggap perlu untuk bisa menyelesaikan kendala-kendala dalam lelang barang rampasan. Selain itu, perlu adanya koordinasi dan harmonisasi peraturan perundang-undangan juga dapat menjadi solusi. Beliau juga menambahkan bahwa DJKN akan melakukan revisi peraturan lelang yang sifatnya sulit untuk dapat disederhanakan.

 

 

 

 

Acara ditutup oleh arahan dari Inspektur Jenderal Sumiyati. Beliau menyambut dengan baik adanya sinergi antara Orjen TNI dan Kementerian Keuangan untuk melakukan perbaikan dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Selain itu, melalui FGD ini, diharapkan kerja sama yang semakin baik kedepan agar terciptanya mekanisme komunikasi dan koordinasi dalam memecahkan masalah yang ada. Oleh karena itu, diperlukan cara yang paling efisien dan efektif agar pilhan-pilihan dalam memecahkan masalah tidak terlalu membebani anggaran.

 

 

 

 

FGD diakhiri dengan foto bersama dan pemberian plakat oleh Inspektur Jenderal kepada Oditur Jenderal TNI Laksamana Pertama TNI, pemberian Buku Peraturan Lelang oleh Direktur Lelang DJKN kepada Wakil Oditur Jenderal TNI Marsekal Pertama, dan pemberian plakat oleh Inspektur IV kepada Direktur Lelang DJKN. (ari)



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN