Libatkan Sektor Perbankan Dalam Upaya Pencegahan Korupsi

oleh Dianita Wahyuningtyas, diterbitkan pada 2019-05-06 05:25:58
Liputan Utama Berita Utama Liputan Khusus




Jakarta – Pengelolaan keuangan negara tentunya tidak hanya melibatkan satu pihak atau pemerintah saja. Pihak lain yang tak kalah penting adalah perbankan. Tentu saja karena bank merupakan kanal tempat keluar masuknya uang yang perlu terus dipantau pergerakannya. Hal ini rupanya menjadi perhatian tersendiri. Untuk itulah Irjen Sumiyati mengundang corporate secretary dari 15 perbankan untuk menghadiri breakfast meeting membahas upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dalam pertemuan ini Irjen Sumiyati menyampaikan permasalahan yang selama ini dihadapi Aparat Sipil Negara (ASN) dalam mengelola keuangan negara terutama yang berhubungan dengan kas. Perbincangan tidak hanya terkait permasalahan yang telah terjadi, tetapi juga risiko-risiko yang bisa memberi celah untuk perbuatan korupsi.

Menanggapi hal ini, tentunya perlu dilakukan langkah-langkah untuk mengatasinya. Irjen Sumiyati juga menyampaikan berbagai tindakan yang telah diambil Kementerian Keuangan untuk mencegah serta memberantas korupsi. Kali ini beliau memberi penekanan pada penanganan yang melibatkan perbankan. Sebagai contoh, pelaporan LHKPN dan ALPHA dimana didalamnya termasuk pelaporan kas di bank yang kemudian akan dilakukan cross check dengan pihak perbankan untuk memastikan kebenarannya.



Secara keseluruhan, dari hasil pertemuan ini diharapkan pihak perbankan dapat memberikan dukungan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Pihak perbankan perlu memberikan komitmen penuh untuk mendukung langkah-langkah yang diambil Pemerintah dalam hal ini khususnya Kementerian Keuangan. Oleh karena itu, pertemuan ini akan membangun persepsi dan arah tujuan yang sama kedepannya.




Respon positif diberikan oleh perwakilan-perwakilan yang hadir pagi itu. Tidak hanya itu mereka juga turut membagikan upaya-upaya preventif korupsi yang telah dilaksanakan di perusahaan masing-masing. Umpan balik ini dapat menjadi masukan untuk evaluasi di masa mendatang. "Kami mengharapkan adanya support untuk terbentuknya environment yang memadai agar kami dapat melaksanakan tugas pengelolaan keuangan negara dengan baik", pesan Sumiyati di akhir acara.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN