Itjen Kemenkeu dan KPK Bersatu Berantas Korupsi, Tegakkan Integritas

oleh Aisha Alsakina, diterbitkan pada 2019-08-15 16:11:44
Liputan Utama Galeri



  



Jakarta, 15 Agustus 2019 - Sore ini, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan Sumiyati menghadiri undangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dalam Konferensi Pers Penetapan Tersangka Perkara Suap Pajak di Gedung Merah Putih, Kuningan. KPK menetapkan lima tersangka yaitu satu petinggi PT WAE yang merupakan perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) dealer mobil. Empat lainnya yaitu Kepala Kantor Pelayanan Pajak dan tiga orang dari tim pemeriksa pajak yang diduga menerima suap. Petinggi PT WAE diduga memberi suap sebesar Rp 1,8 Miliar agar menyetujui pengajuan restitusi pajak tahun pajak 2015 dan 2016.


Kasus bermula dari PT WAE melakukan pengajuan restitusi pajak untuk lebih bayar pajak pada tahun 2015 dan 2016. Setelah dilakukan pemeriksaan lapangan ternyata ditemukan beberapa koreksi yang malah mengakibatkan kurang bayar pajak. Disitulah terjadi transaksi suap antara petinggi PT WAE dengan tim pemeriksa pajak sehingga diterbitkan SKP (Surat Ketetapan Pajak) lebih bayar. Kasus ini terungkap karena adanya kerjasama KPK dan Inspektorat Bidang Investigasi (IBI), Itjen Kemenkeu Kemenkeu.


Sumiyati mengucapkan terima kasih kepada KPK atas kerjasama dan dukungan yang baik dalam menegakkan aturan dan meningkatkan kepatuhan terkait dengan pengelolaan keuangan negara. “Seluruh jajaran pimpinan dan pegawai Kemenkeu merasa kecewa, sedih dan marah karena adanya oknum di Kemenkeu yang masih mencoba bermain dengan integritas yang mencederai reputasi Kementerian Keuangan.” ujar Sumiyati menyampaikan kekecewaannya.


Menurut beliau DJP (Direktorat Jenderal Pajak) merupakan instansi yang sangat penting dalam pengumpulan dana untuk membangun negeri ini. Oleh karena itu, Menteri Keuangan selalu menyampaikan pesan bahwa jika ada oknum yang masih bermain dengan integritas itu merupakan suatu bentuk pengkhianatan yang memalukan bagi Kemenkeu.


Sumiyati menyampaikan bahwa Itjen menerima informasi terkait perkara tersebut melalui whistleblowing systemsehingga bersama dengan KPK terus menindaklanjuti perkara tersebut. IBI melakukan investigasi dan mendapatkan bukti adanya penyimpangan. Dari hasil investigasi, para tersangka yang menerima suap telah diperiksa dan diberikan rekomendasi hukuman disiplin. Dua tersangka tim pemeriksa telah dijatuhi hukuman disiplin. Dua lainnya masih dalam proses, namun sudah dibebaskan dari jabatannya.





Sumiyati menambahkan bahwa di tahun 2018 Kemenkeu benar-benar diuji terkait integritas. Itjen pun tanpa lelah terus menangani pengaduan yang masuk dengan bahu-membahu bersama KPK agar mampu menangani kasus dengan baik. Oleh karena itu diharapkan ada kerjasama yang semakin baik antara KPK dengan Kemenkeu.


Inspektorat Jenderal Kemenkeu telah melakukan banyak upaya untuk menjaga integritas pegawai/pejabat baik di tataran strategis maupun teknis. Dalam langkah strategis, telah diperkuat sistem dalam pengisian jabatan strategis. Orang tersebut  tidak hanya mempunyai kompetensi yang baik tapi harus dipastikan juga memiliki integritas. Mekanisme seleksi dalam rangka promosi maupun mutasi dilakukan screening dengan ketat ataupun clearance mengenai integritas pegawai serta melalui mekanisme manajemen talenta. Clearance dapat meliputi analisis atas catatan baik dari sisi hukuman disiplin, Laporan Harta Kekayaan, transaksi keuangan mencurigakan, perilaku dan gaya hidup, catatan pengaduan, termasuk digital footprint pegawai. Selain itu, setiap atasan langsung harus mengetahui bawahannya.


Kemenkeu juga telah memperkuat pondasi dengan mengimplementasikan three lines of defense. Lini pertama merupakan jajaran manajemen, lini kedua yakni unit kepatuhan internal dan Itjen sebagai lini ketiga. Di setiap unit eselon 1 Kemenkeu terdapat unit kepatuhan internal yang ditugasi untuk memantau tingkat pelaksanaan pekerjaan, perilaku pegawai, dan menyiapkan fraud risk scenario unitnya agar dapat dimitigasi. Itjen melakukan pengawasan secara langsung ke lapangan baik secara tertutup maupun terbuka atas pelaksanaan kepatuhan dan kinerja serta menegakkan integritas pegawai dalam pelaksanaan tugasnya. Apabila terdapat sinyal yang mengganggu integritas dapat langsung diambil langkah proaktif dengan meminta klarifikasi secara langsung kepada pegawai yang bersangkutan.


Berbagai upaya pencegahan juga dilakukan melalui penyusunan konten kreatif untuk kampanye tentang integritas. Di samping itu internalisasi nilai integritas juga dilakukan bahkan sampai ke jajaran mahasiswa PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN). Kemudian penyelenggaraan survei persepsi integritas dan penguatan unit kepatuhan internal. Sistem perpajakan pun diperkuat untuk memudahkan membangun sistem pengendalian internal. Sehingga, proses penerimaan negara dapat berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.


Itjen Kemenkeu terus berkomitmen memberantas korupsi. Upaya pencegahan dan penindakan yang dilakukan diharapkan semakin baik. Sumiyati berpesan agar seluruh jajaran Kemenkeu tidak ada lagi yang bermain atau coba-coba mencederai integritas Kemenkeu. Kepada semua  wajib pajak untuk tidak mengganggu integritas jajaran Kemenkeu. Kepada masyarakat, apabila melihat pegawai Kemenkeu melanggar integritas agar disampaikan melalui media yang ada yakni whistleblowing system.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN