Itjen Kemenkeu Bangun Budaya Pengawasan Baru

oleh Aisha Alsakina, diterbitkan pada 2019-09-25 02:53:52
Liputan Utama Liputan Khusus Galeri Berita Utama



         



Jakarta, 24 September 2019 – Inspektorat Jenderal Kemenkeu senantiasa berupaya semaksimal mungkin untuk dapat memberikan nilai tambah bagi Kementerian Keuangan melalui berbagai macam aktivitas yang mampu mendukung pengawasan Itjen. Kali ini, Itjen Kemenkeu menyelenggarakan Seminar Nasional “Audit di Era Digital: Implementasi Data Analytics untuk Transformasi Audit Intern” bertempat di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan Jakarta. Dihadiri oleh 300 peserta dari para pejabat/pegawai Itjen Kemenkeu, Komite Audit Kemenkeu, perwakilan dari seluruh unit eselon I Kemenkeu (termasuk BLU dan instansi lainnya), 26 APIP Kementerian/Lembaga, dan empat APIP Pemda.


Tema “Audit di Era Digital: Implementasi Data Analytics untuk Transformasi Audit Intern” dengan materi pemaparan mengenai kebutuhan perubahan proses audit dan esensi data analytics bagi audit intern; tentang praktik data analytics yang mencakup TABK (Teknik Audit Berbasis Komputer), CA (Continuous Audit), serta analisis prediktif dan preskriptif dalam proses audit. Pemaparan disampaikan oleh Andri Apriyana dari Associate Director Deloitte Indonesia dan Auditor Madya Inspektorat VII Itjen Kemenkeu Nursevianto Tahier sebagai moderator.


Tema yang diusung merupakan wujud nyata komitmen Itjen untuk beradaptasi terhadap perkembangan praktik profesional dan teknologi (khususnya pemanfaatan data elektronis) sehingga mampu mengantisipasi risiko serta memanfaatkan peluang yang tercipta dari kedua hal tersebut.


Sekretaris Itjen Kemenkeu menyampaikan bahwa sejak tahun 2017, Itjen Kemenkeu mulai merintis praktik nyata pengawasan berbasis digital dengan penerapan teknik data analytic. Hal ini guna memenuhi parameter IACM level 4 dan mengikuti arus pergerakan penerapan teknologi informasi yang makin masif.


Pemerintah sangat memerlukan pengembangan proses bisnis digital yang terintegrasi, baik di lingkungan instansi pemerintah sendiri maupun dengan stakeholder di luar pemerintahan. Ke depan mau tidak mau seluruh instansi pusat dan daerah harus saling terkoneksi satu sama lain untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas.





Inspektur Jenderal Kemenkeu Sumiyati mengatakan bahwa peran APIP harus mampu menyiapkan diri untuk mengantisipasi dampak perubahan tersebut. “APIP harus berperan aktif mengawal integritas manajemen dalam memasuki era digital. APIP juga perlu memberikan jaminan kepada manajemen bahwa data telah memenuhi confidentiality, integrity, availability”, jelas Sumiyati.


Auditor kini harus mampu menerapkan berbagai teknik data analytics dari yang paling dasar, berupa penggunaan TABK. TABK yang diterapkan secara konsisten, dengan dukungan organisasi melalui penyediaan infrastruktur dan penyempurnaan proses bisnis, dapat meningkat menjadi continuous audit, sehingga anomali yang terjadi dapat segera dideteksi. Di era big data, para APIP dapat melakukan terobosan lebih jauh lagi dengan analisis prediktif. Sehingga APIP bukan hanya akan mampu memberikan insight tapi juga mampu memberikan foresight bagi stakeholder.


Itjen Kemenkeu merancang agar dalam 5 tahun ke depan mampu mengimplementasikan data analytic hingga mencapai level 5 yaitu level optimized. Sumiyati berharap bahwa melalui seminar hari ini akan terbangun komitmen bersama untuk membangun budaya pengawasan baru, yaitu pengawasan berbasis data digital. Selain dari narasumber saya juga berharap akan muncul tukar pengalaman dan ide dari para peserta dalam membangun budaya pengawasan baru tersebut, sehingga hasil seminar akan makin kaya.


Hari ini, Irjen Kemenkeu juga meluncurkan War Room yaitu sebuah infrastruktur pendukung Itjen berupa ruang operasi data analytic untuk mengumpulkan, mengolah, dan menganilisis data dari berbagai sumber agar dapat membantu pengambilan keputusan dari perspektif pengawasan intern. Pada kesempatan kali ini, Itjen Kemenkeu juga melakukan soft launching portal pengawasan PNBP yang disampaikan oleh Januarti Tiurmaida. Acara hari ini merupakan serangkaian kegiatan yang diselenggarakan Itjen Kemenkeu dalam rangka memperingati HUT Itjen ke-53.


Semoga dengan usia yang semakin matang dan dewasa ini, Itjen selalu dapat melakukan perubahan yang semakin baik dan berkontribusi pada kemajuan negeri dengan SDM yang semakin unggul.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN