BLU Harus Penuhi Kebutuhan Society Secara Efektif dan Efisien

oleh Aisha Alsakina, diterbitkan pada 2019-12-17 11:46:22
Galeri Liputan Utama Berita Utama




Jakarta, 17 Desember 2019 - BLU atau Badan Layanan Umum dibentuk dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, tanpa mengutamakan mencari keuntungan. Sebagai pengemban misi sosial pemerintah, BLU diharapkan dapat melayani masyarakat secara responsif, berkualitas, namun tetap terjangkau. Di bidang kesehatan, BLU diharapkan dapat membantu upaya pemerintah untuk mengatasi permasalah-permasalah strategis di bidang kesehatan yang telah tertuang dalam RPJMN 2020 – 2024. Untuk itu, peningkatan pengelolaan kinerja dan keuangan BLU Bidang Kesehatan diperlukan demi membantu tercapainya misi pemerintah tersebut.
Dalam acara Bimtek Pengelolaan Keuangan BLU Bidang Kesehatan tahun 2019 pagi ini di Aula Mezzanine Kemenkeu, Irjen Sumiyati menekankan bahwa BLU harus mampu men-deliver kebutuhan society secara efektif dan efisien, menghasilkan multiplier effects yang lebih besar dari berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan BLU, dan memberikan impact positive terhadap indikator-indikator makro.




Untuk memenuhi tuntutan tersebut, BLU diberikan privilege untuk mengelola keuangannya sendiri dan diperbolehkan untuk menggunakan pendapatannya langsung tanpa perlu menyetorkannya ke kas negara. “BLU diberikan fleksibilitas di bidang pengelolaan keuangan agar bisa berinovasi untuk memberikan pelayanan yang berkualitas” ujar Sumiyati. Untuk itu, BLU diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas layanannya, diantaranya melalui pengembangan layanan-layanan lain yang dapat menjadi sumber subsidi silang untuk meningkatkan layanan utamanya dan mengurangi beban fiskal pemerintah. 
Selain itu, konsistensi pada belanja anggaran BLU bidang kesehatan perlu dijadikan perhatian agar peningkatan kualitas pelayanan dapat memberikan efek bola salju yang lebih besar dan cepat diterima masyarakat, “jika uang cepat dibelanjakan dan tidak menunggu akhir periode, maka dampaknya akan bergulir ke masyarakat lebih cepat dan multiplier effect-nya lebih besar” pesan Irjen Sumiyati. (kin)


ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN