Komite Pengawas Perpajakan Dalami Seluk Beluk War Room

oleh Aisha Alsakina, diterbitkan pada 2019-12-27 05:03:33
Liputan Utama Galeri


 

Jakarta, 27 Desember 2019 – Komite Pengawas Perpajakan pagi ini berkunjung ke War Room Inspektorat Jenderal. Turut hadir dalam kunjungan ini, Mardiasmo, mantan Wakil Menteri Keuangan yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Pengawas Perpajakan.

 

 

Irjen Sumiyati yang menyambut langsung rombongan mengungkapkan dalam rangka menyongsong target penerapan IT yang optimized di Kementerian Keuangan tahun 2023, sejak tahun lalu Inspektorat Jenderal telah serius menyiapkan sistem dan infrastruktur IT. Seperti yang diketahui, dalam mendukung kegiatan pengawasan,Itjen telah menggunakan TeamMate sejaktahun 2012. Selanjutnya, menyusul penggunaan TeamCentral dan mulai tahun 2020 akan digunakan pula TeamRisk. Persiapan yang dilakukan tidak hanya dari sisi infrastruktur,  melainkan juga dari sisi SDM.

 

No pain no change,” ujar Sumiyati. Ia mengakui bahwa tak mudah untuk mengubah budaya kerja lama yang inefisien. Perkembangan IT yang pesat harus diikuti adaptasi agar infrastruktur yang tersediadapat dimanfaatkan secara optimal.

 

War Room Inspektorat Jenderal merupakan bagian besar dari revolusi IT di Itjen.Menurut Sumiyati ada 3 tantangan dalam mengoperasikan War Room yaitu pemahaman atas regulasi, business process, dan pemilik data. Nyatanya, terkadang pemilik data masih bingung data apa yang diperlukan stakeholder, termasuk internal unit Itjen.Untuk itu, cukup perlu dilakukan edukasi bagi pemilik data atas kebutuhan data sehingga tidak ada lagi perbedaan persepsi agar proses penarikan data lebih lancar.

 

 

Mardiasmo mengungkapkan bahwa setelah mempelajari proses bisnis Komite Pengawas Perpajakan, salah satu hal terpenting yang menjadi perhatian adalah pengaduan dan mediasi. Menurutnya, penanganan pengaduan dan mediasi seharusnya responsif, cepat, dan up-to-date terhadap isu. Untuk itu, perlu dukungan IT yang memadai untuk membantu percepatan tindak lanjut. Berkaca dari penerapan War Room Itjen, Komite Pengawas Perpajakan dipandang perlu dashboard serupa agar dapat memantau perkembangan secara real time.

 

Mengingat efisiensi dan efektivitas, dan sesuai dengan arahan Menteri Keuangan, diperlukan kolaborasi antar unit Kemenkeu. Inilah yang mendorong Komite Pengawas Perpajakan datang mempelajari penerapan War Room agar dapat mencontoh, meminimalisasi redundansi pekerjaan, dan menginventarisir kebutuhan dan integrasi data.

 

 

Untuk menjawab pertanyaan diatas,  Kepala Bagian Sistem Informasi Pengawasan Yudhy Haryanto mengawali dengan memjelaskan gambaran umum War Room. Ia menjelaskan sajian data apa saja yang dikelola di ruang ini. “Pengelolaan data disini dilihat dari kacamata pengawas”, jelasnya. Tak berhenti di situ, Yudhy beserta tim juga mendemonstrasikan langsung proses penarikan data-data dari berbagai dashboard yang terintegrasi ke war room. Pemaparan Yudhy disambut antusias diikuti dengan harapan besar untuk dapat mengaplikasikan dengan baik pada dashboard Komite Pengawas Perpajakan nantinya.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN