Menkeu SMI Pastikan Kesiapan Itjen Hadapi 2020

oleh Elzami Haqie, diterbitkan pada 2020-02-03 08:34:06
Tanpa Kategori Berita Utama Liputan Utama Galeri Liputan Khusus




Jakarta, 3 Februari 2010 - Jumat (31/01) Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali berkunjung ke Inspektorat Jenderal. Di kesempatan ini, turut hadir Wakil Menteri Keuangan, para Staf Ahli, dan sejumlah pejabat eselon I lainnya. Bagi Menkeu SMI, kunjungan ini merupakan bagian dari pemanfaatan momentum tahun baru untuk evaluasi kinerja sebelumnya dan memfokuskan tujuan kedepannya.

"Terima kasih atas kinerja di tahun 2019" ujar SMI dalam pembukannya. Tahun 2019 merupakan tahun yang penuh tantangan. Meskipun belum sempurna, ia menilai kinerja Inspektorat Jenderal sudah baik.

Sri Mulyani menceritakan berbagai tantangan yang harus kita hadapi di awal tahun ini.  Mulai dari natural disaster, man-made disaster, hingga isu isu dalam tubuh pemerintah sendiri yang muncul dari kelemahan tata kelola pemerintahan. SMI mencontohkan isu Asabri yang menjadi wake-up call kita. Berdasarkan PP Nomor 102 Tahun 2015 Asabri, seharusnya berada di bawah pengawasan Kementerian Keuangan. Ini semakin menyadarkan kita bahwa tanggung jawab Inspektorat Jenderal Kemenkeu sangatlah besar. Bukan hanya bertugas mengawal Kemenkeu, tetapi keuangan negara secara keseluruhan dari Sabang sampai Merauke.

Sri Mulyani juga mengingatkan bahwa Kemenkeu kini memiliki privilege untuk bekerja dalam kondisi tenang. Untuk itu, semestinya Kemenkeu bisa lebih fokus membangun masyarakat dan berinovasi untuk negeri. Mungkin di masa lampau banyak borok dalam tubuh Kementerian Keuangan. Namun, dengan perjuangan yang tidak mudah, Kemenkeu sampai pada titik organisasi yang sehat dan berintegritas. Mencapai titik itu sulit, dan mempertahankannya juga bukanlah hal yang mudah. Integritas harus dipertahankan, terlebih agar level kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Berbagai macam isu serta dinamika perubahan yang begitu cepat, membuat Sri Mulyani berharap Itjen memiliki visi dan attitude. Terlebih itjen merupakan line of defense Kementerian Keuangan. "You are institution that i rely on," tegasnya

Selain itu, ada hal-hal yang digarisbawahi Sri Mulyani untuk mendapat perhatian lebih. Diantaranya yaitu wacana omnibus law, perpindahan ibu kota, core tax, serta reformasi belanja. Ia berharap dapat memperoleh jawaban dan assurance atas isu-isu tersebut pada pertemuan ini



Menanggapi concern tersebut, Irjen Sumiyati menjabarkan paradigma baru pengawasan Itjen sebagai strategic partner dan trusted advisor yang mengedepankan assurance dan consulting. Beberapa hal yang ditekankan antara lain redesign program kerja secara tematik agar antar Inspektorat di Itjen Kemenkeu lebih terintegrasi satu sama lain dan tidak lagi terkotak-kotak. Selain itu, Itjen akan terus meningkatkan sinergi pengawasan dengan Kementerian/Lembaga. Untuk mendukung penjelasan Sumiyati, Sekretaris Inspektorat Jenderal Bambang Karuliawasto dan para Inspektur turut menjelaskan secara mendetail program kerja yang diemban unit kerjanya.  Sri Mulyani menanggapi secara positif program kerja Itjen. Ia kembali berpesan agar Itjen terus menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat dalam bekerja.






ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN