Menjaga Punggawa Organisasi di Masa Pandemi

oleh Elzami Haqie, diterbitkan pada 2020-10-13 14:11:44
Berita Utama Galeri Liputan Utama



 

Jakarta, 13 Oktober 2020 – Sumber Daya Manusia merupakan aset yang harus dijaga agar organisasi berjalan optimal. Di masa pandemi seperti ini, menjaga SDM wajib menjadi perhatian. Salah satunya dilakukan dengan memantau kesehatannya. Oleh karena itu, sebagai upaya menjaga dan mengetahui kondisi kesehatan pegawai Ikhususnya pada usia rawan, Itjen Kemenkeu mengadakan Medical Check Up (MCU) bagi pegawai yang berusia diatas 40 tahun.

MCU ini bekerja sama dengan laboratorium klinik Prodia. MCU akan diadakan selama empat hari mulai selasa (13/10) sampai dengan jumat (16/10) di lobby Gedung Dhanapala Kemenkeu. Setiap harinya ada 3 sesi yang masing-masing sesi dibatasi untuk 15 orang, agar tidak terjadi penumpukan pegawai selama MCU berlangsung. Hal ini dilakukan untuk menerapan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19. Protokol kesehatan berlaku baik untuk pegawai, panitia, dan petugas medis dari Prodia

Dalam MCU ini, pegawai diberikan pilihan pemeriksaan laboratorium lengkap yang terbagi dalam beberapa paket. Diantaranya, terdapat paket wellness 1 dan 2 untuk mendeteksi risiko penyakit kardiometabolik. Kemudian terdapat beberapa paket khusus seperti paket diabetes melitus untuk memantau dan mengevaluasi kondisi individu penyandang diabetes. Selanjutnya, ada paket penyakit jantung koroner dan stroke untuk memberikan gambaran profil lemak dalam darah, dan menilai berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner dan/atau stroke.



Selain itu, juga terdapat paket penyakit ginjal dan hipertensi untuk menilai pola hidup dan mengidentifikasi kemungkinan penyebab hipertensi. Dan paket osteoporosis untuk mendeteksi risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis secara dini, memprediksi dan memantau respon individu terhadap terapi osteoporosis. Selain itu, juga terdapat pemeriksaan penunjang, seperti Rontgen, EKG, Treadmill, dan USG.

Dengan adanya kegiatan pemeriksaan, diharapkan pegawai dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berpartisipasi mengikuti pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pegawai. Terutama di masa pandemi ini, pegawai tidak harus melakukan pemeriksaan rutin di rumah sakit. Hasil pemeriksaan juga dapat menjadi acuan bagi pegawai untuk melakukan penjagaan kondisi kesehatan lebih detail dan akurat.

 



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN