Terus Fokus di Setiap Lini Pengawasan PC-PEN

oleh Elzami Haqie, diterbitkan pada 2020-10-28 03:19:37
Berita Utama





Jakarta, 28 Oktober 2020 - Melakukan pengelolaan keuangan negara pada masa pandemi Covid-19 bukan merupakan suatu hal yang mudah. Eksekusi program Penanganan Covid-19 harus dilakukan dengan cepat, tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu, di samping tetap harus dijaga agar tetap prudent, akuntabel, dan terhindar dari moral hazard.  Isu terkait antara kecepatan dan efektivitas pelaksanaan anggaran dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas ini menjadi tantangan utama bagi seluruh Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D) dalam melaksanakan program. Hal ini disampaikan dalam keynote speech Sekretaris Inspektorat Jenderal Bambang Karuliawasto yang disampaikan dalam  Webinar Pelaksanaan Program Kegiatan dan Serapan Anggaran Dalam Penanganan Pandemi Covid-19. Acara ini diselenggarakan oleh Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) pada Selasa (27/10) pagi.

Kementerian Keuangan selaku penyusun kebijakan sekaligus sebagai pengelola fiskal terus berupaya agar program-program pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Evaluasi kebijakan terus dilakukan, diantaranya dengan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat (bottleneck), serta melakukan penyesuaian dan penyederhanaan kebijakan (redesign) agar program yang disusun dapat dieksekusi dengan cepat dan tepat.

Peran pengawasan intern dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban program juga menjadi semakin krusial pada masa ini. Itjen Kemenkeu selaku pengawas intern Kementerian Keuangan terus berupaya membangun early warning system dalam menjaga proses tata kelola sehingga permasalahan atau isu yang ada dalam pelaksanaan program-program pemerintah dapat diantisipasi lebih dini.

Namun demikian, upaya tersebut masih belum cukup. Anggaran penanganan Covid-19 dan PEN yang tersebar di seluruh K/L/D menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program dan anggaran yang dirumuskan oleh Pemerintah. Oleh karena itu, Sekretaris Itjen Bambang Karuliawasto, menyampaikan harapannya agar seluruh pihak di K/L/D dapat berperan aktif untuk bersama-sama serius dan penuh komitmen dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program pemerintah ini.

Secara khusus, Inspektorat Jenderal juga meminta kepada para APIP K/L/D untuk bersama-sama membantu manajamen dan mengawal pelaksanaan program secara end-to-end. “Saya mengharapkan agar APIP berperan sebagai strategic partner bagi manajemen yang tidak hanya dapat mengidentifikasi temuan atau permasalahan, tetapi juga fokus pada solusi/rekomendasi perbaikan,” pungkas Bambang.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN