Perkuat Sinergi Pemulihan Negeri

oleh Elzami Haqie, diterbitkan pada 2021-11-15 04:15:22
Liputan Utama Galeri Berita Utama



 

Semarang, 8 November 2021 - APBN sebagai tulang punggung negara perlu dikawal dan diawasi secara end-to-end. Sinergi dan koordinasi yang kuat diperlukan di seluruh lini, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Senin Pagi (8/11), Irjen Kemenkeu Awan Nurmawan Nuh berkunjung ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam rangka audiensi secara langsung bersama dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam pertemuan di Kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut, Awan menyebutkan bahwa APIP diharapkan dapat berperan secara optimal dalam memberikan asurans dalam rangka pelaksanaan dan pengelolaan anggaran daerah. Terkait dengan penyaluran APBD, APIP juga diharapkan dapat memastikan anggaran digunakan semaksimal mungkin untuk membangun daerah. Awan juga berharap, beberapa daerah dengan penyerapan yang belum optimal dapat terus didorong penyerapannya agar lebih baik.

Pemprov Jawa Tengah terus berupaya untuk mendorong akselerasi pemulihan, tidak hanya kesehatan namun juga perekonomian masyarakat di Jawa Tengah. Gubernur Ganjar menyebut bahwa pandemi memberikan pukulan yang besar hingga menyebabkan peningkatan kemiskinan dan pengangguran. Karena itu, untuk dapat memperluas dan menciptakan lapangan pekerjaan serta memperkuat peran UMKM dalam perekonomian, Pemprov Jawa Tengah kini menciptakan aplikasi belanja online untuk UMKM.

Berbagai inovasi dan upaya pemulihan yang tengah dilakukan ini, juga membutuhkan sinergi dan koordinasi peran pengawasan yang baik antara APIP pusat dan daerah, demi mengawal program-program pemulihan negeri yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Gubernur Ganjar berharap peran APIP ini dapat dimaksimalkan melalui pemanfaatan teknologi melalui e-audit. Sehingga, jika ada fraud yang terjadi di dalam pengelolaan anggaran daerah dapat segera terdeteksi dan early warning system berjalan dengan lebih efektif.



ESELON I KEMENTERIAN KEUANGAN